Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Indahnya Ukhuwah


Oleh: Suri abd.Hadi
Ukhuwah merupakan sebuah nikmat yang diberikan Allah kepada hamba-Nya. Pada dasarnya setiap yang Allah berikan kepada hamba-Nya merupakan sebuah kenikmatan, begitu juga dengan ukhuwah.Mari kita simak firman Allah berikut:
“orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara”. [Qs.Al-Hujarat(49):10)]

103. dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, Maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.(Qs.ali Imran:103)

“dan jika mereka bermaksud menipumu, Maka Sesungguhnya cukuplah Allah (menjadi pelindungmu). Dialah yang memperkuatmu dengan pertolongan-Nya dan dengan Para mukmin,
 dan yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman) walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha gagah lagi Maha Bijaksana.Penduduk Madinah yang terdiri dari suku Aus dan Khazraj selalu bermusuhan sebelum Nabi Muhammad s.a.w hijrah ke Medinah dan mereka masuk Islam, permusuhan itu hilang.(Qs.al-Anfal:62-63)
Ukhuwah yang terjalin merupakan suatu nikmat dari Allah yang sangat bermakna. Ukhuwah yang terjalin antara Mukmin tersebut merupakan sebuah jalinan yang terbangun atas keimanan dan ketaqwaan kepada Allah, dan merupakan jalinan yang teramat kuat.
Mari kita simak sebuah hadits Rasulullah:
Tali Islam yang terkuat adalah wala' (loyal) kerana Allah, memusuhi kerana Allah, cinta kerana
Allah, dan benci kerana Allah 'Azzawa Jalla.”(Diriwayatkan oleh Thabrani dalam kitab al-Mu'jam al-Kabir, no. 11537 dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhu.)
Ukhuwah yang disini disebut dengan persaudaraan merupakan model persaudaraan yang lebih unggul dari persaudaraan-persaudaraan yang lain, bahkan ukhuwah lebih unggul dari persaudaraan antara saudara kandung, karena ukhuwah terjalin atas dasar aqidah yang kuat.
Itulah ukhuwah, sebuah nikmat yang Allah berikan kepada kita, nikmat itu tidak hanya Allah berikan untuk kita rasakan tanpa ada sesuatu dibalik itu semua. Begitu juga ukhuwah, mengingat urgensinya, Allah memberikan ganjaran yang besar bagi pelakunya dan akan menambah kecintaan-Nya.
Dalam sebuah hadits diberitakan kepada kita bahwa golongan yang mendapat pertolongan Allah di akhirat yang tiada pertolongan selain pertolongan-Nya adalah:"Dua orang yang menjalin tali cinta kerana Allah, mereka bersua dan berpisah kerana-Nya.”(Potongan dari sebuah hadith yang diriwayatkan oleh Bukhari dalam al-Adzan no. 660, az-Zakah no. 1423, ar-Raqa’iq no. 6479,)
Dalam sebuah hadits Qudsi di kabarkan bahwa:
"Orang-orang yang saling mencintai demi keagungan-Ku akan diberikan padanya mimbar dari cahaya yang dicemburui (ghibthah) oleh para Nabi dan syuhada.”
(Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam kitab al-Musnad' V/239 dalam riwayat yang lengkap)

Begitulah genjaran yang akan didapatkan oleh pelaku ukhuwah, selain ganjaran pahala dan kenikmatan itu ia dapatkan, ia juga mendapatkan banyak kenikmatan dan manfaat saat ia berukhuwah.
Sebuah kata-kata bijak menguingkapkan:
“tiada persaudaraan yang lebih indah dari ukhuwah, para pelakunya bukanlah para malaikat yang putih bersih dari dosa, para pelakunya adalah manusia biasa yang tidak luput dari dosa dan salah, tatkala salah seorang diantaranya berbuat dosa, yang lainnya tidak menyalahkan saudaranya yang berbuat dosa itu, tapi yang lainnya akan menyalahkan dirinya sendiri, karena ia lalai menjaga saudaranya”
Sungguh indah ukhuwah itu, sudah jelas tidak adak persaudaraan yang seindah ukhuwah. Pada persahabatany yang biasanya, kapan saja akan bubar, karena tida kepentingan bersama disana, kalau ada, kepentingannya bersipat materi dan keduniaan. Meskipun itu persaudaraan sedarah, ia akan bubar kapan saja.
Sering kita lihat, kita dengar bahkan kita saksikan dengan mata kepala kita sendiri, berapa banyak keluarga yang pecah, runtuh, bahkan ada orang tua yang bersumpah tidak mengakui anaknya, karena anaknya telah mendurhakainya. Berapa banyak adik dan kakak yang bertengkar sampai berbunuhan karena memperebutkan harta warisan.
Tidak pada ukhuwah, tidak ada istilah putus ditengah jalan, tidak ada kata pertengkaran apalagi sampai saling membunuh. Karena ukhuwah memiliki visi dan misi yang sama, yaitu aqidah islamiyyah, ukhuwah tidak akan pernah berakhir selama aqidah masih melekat, bahkan sampai meninggalkan dunia pun, ukhuwah tidak putus, ukhuwah akan berlanjut sampai ke syurga. Indahnya ukhuwah, tidak hanya didunia, tetapi di akhirat akan tetap terjalin. Mari kta jaga ukhuwah ini.
(Sumber:virus-virus ukhuwah oleh Abu 'Ashim Hisyam bin Abdul Qadir Uqdah)

Kalender Hijriah

 
Copyright © 2013. LDSI At-tarbawi - All Rights Reserved
Published by LDSI At-tarbawi
Proudly powered by Blogger